Selamat Malam semua, rasanya baru kemaren banget nulis blog
dan sekarang harus nulis blog lagi. Kegiatan rutin setiap minggu selama di
semester 7 ini. Kali ini tugas yang akan di bahas mengenai salah satu artikel
di internet yang berhubungan dengan fungsi yang sudah di berikan sebelumnya.
Karena tugas saya pada fungsi kelompok ini sebagai sales di
PT Flaminggo, maka kita akan bahas mengenai Sales atau penjualan dengan
menggunakan Open ERP yaitu ODOO. Ada beberapa hal yang akan dibuat oleh seorang
Sales pada ERP, salah satunya adalah Sales
Order. Sales Order berfungsi untuk mencatat semua pesanan dari pelanggan. Sales
Order dapat terjadi dengan berbagai variasi seperti :
1.
Sales order dengan mata uang lokal atau dengan
mata uang asing dengan mengisikan kurs transaksi atas pesanan tertentu.
2.
Sales order dengan taksiran biaya kiriman.
3.
Sales order dengan pembayaran uang muka terlebih
dahulu.
Pada ODOO Sales Order dapat dibuat berdasarkan
variasi-variasi diatas. Namun yang sebelumnya harus di pahami adalah setting
functional dari modul sales dari blog saudara Adhitia Rama.
A. SHOP
Klik Shop, gunanya untuk menentukan asal
penjualan (jika perusahaan memiliki beberapa toko/tempat penjualan), ini juga
akan menentukan asal produk yang dijual. Produk akan diambil dari Stock Location milik Warehouse dari Shop yang di pilih.
B. Picking Policy
Pengaturan Picking Policy menentukan apakah
pengiriman produk yang dijual bisa dilakukan terpisah (partial picking) atau tidak.
1. Deliver Each Product When Avalaible.
Produk yang dijual bias dikirim terpisah (partial picking).
2. Deliver All Product At Once. Produk
yang dijual tidak bias dikirim terpisah.
C. Invoice Policy
Pengaturan Invoice Policy akan menentukan
bagaimana/kapan invoice penjualan akan dibuat.
1. Pay Before Delivery
Invoice harus dibuat kemudian dibayar lebih dahulu
baru picking bias dibuat.
2. Deliver And Invoice On Demand
Picking akan dibuat secara otomatis pada status draft.
Invoice akan dibuat otomatis ketika user mengklik tombol Create Invoice pada
Sale Order/sale Order Line.
3. Invoice Based On Delivery
Picking akan dibuat secara otomatis. Invoice akan
dibuat berdasarkan picking ketika user mengklik tombol Create Invoice pada
picking tersebut.
4. Invoice On Order After Delivery
Picking akan dibuat secara otomatis. Invoice akan
dibuat berdasarkan picking yang sudah selesai ketika user mengklik tombol
Create Invoice pada picking tersebut.
D.
Invoice
On
Pengaturan
Invoice On akan menentukan jumlah produk yang akan di tagih pada invoice.
1.
Order Quantities
Invoice yang akan dibuat berdasarkan jumlah produk
pada sale order.
2.
Shipped Quantities
Invoice yang dibuat akan berdasarkan jumlah produk
pada picking.
Cukup Sekian postingan tugas ERP
kali ini. Selanjutnya akan saya posting kembali tugas-tugas berikutnya. Jika ingin melihat blog Adhitia
Rama bisabuka link di bawah ini.
Selamat Membaca J